Sabtu, 20 Mei 2017

Riuh rendah kata dan berita

Keriuhan berita2 itu merasuki pikiranku
Tanpa henti menghujam seperti butiran mesiu
Inikah kebebasan bersuara
Dulu saya tau sekali setiap kata dibredel
Apabila tidak seirama dan sejalan dg kata penguasa
Sekarang kata2 itu berderet-deret
Bejajar-jajar
Di pasar
Di warung kopi
Di media sosial
Kata2 itu terangkai menjadi sebuah berita

Mereka lontarkan berita2 tanpa sekat
Tanpa batasan
Tanpa tanggung jawab
Bahkan tanpa memikirkan akibat yg ditimbulkan
Apakah bermanfaat atau mudarat ?

Atas nama kebebasan
Mereka saling serang tidak lagi secara fisik
Bahkan fisiknya pun tidak pernah saling bertemu tapi mereka berseberangan dan saling menghadang, walaupun tak pernah sekalipun bertemu

Atas nama ideologi
Mereka mempertahankan diri
Bahkan rela sampai mati, dan meyakini bahwa berita nya paling benar meskipun mereka tahu berita yg dibuat di rekayasa sedemikian rupa
Yang lain pun begitu

Duarrrr
Tanpa pikir panjang mereka lontarkan berita
Ilmu yg masih seujung kuku selalu menggurui setiap waktu

Dooorrr
Hanya dengan jempol dan jari telunjuk sang pengikutpun melontarkan berita2 itu seperti mesiu
Suara hati dibidik dan dimatikan kepekaannya

Jrengggg
Suara alunan melodi indah alam berubah menjadi
Suara alunan yg membosankan
Di sana sini kebencian di dendangkan
Di teriakkan dan di kobarkan

Heheuuu
Kemudian ditempat lain setan pun tertawa
Menyaksikan ulah manusia

Atas Nama Tuhan
Mereka bercinta dg cara memperkosa
Tuhan diancam dengan doa2
A melaknat B
Dan B melaknat A
C diam saja malah dimusuhi A dan B

Akupun kemudian terbangun dari tidur di dunia ini
Semoga berita2 itu hanya ada di dalam mimpi
Karena dunia dan bumi ini adalah kenyataan yg terbalut mimpi
Yang abadi selalu menanti setelah raga ini tak lagi disini

schTz
Solo, 20 Mei 2017

Share:

Jumat, 24 Februari 2017

Kata dan Dosa

Bila ucapan kata2 manusia itu berwujud
Entah sudah berapa banyak ruang terpenuhi
Beribu kilo
Beribu liter
Beribu meter
Terpakai untuk menampungnya

Bila perbuatan dosa2 manusia juga berwujud
Entah sudah berapa galaxy terpehuni
Hanya untuk menampungnya
Angkasa sudah tak mampu lagi menyediakan ruang kosong untuknya

Udara sudah penuh sesak dengan dosa
Sampai2 bernafas pun mungkin yg dihirup adalah dosa
Dosa yg mereka ciptakan sendiri
Lalu dihirupnya sendiri
Bersin keluar dosa
Batuk keluar dosa
Kencing pun keluar dosa
Sampai2 kotoran pun tak mampu keluar dari lobang anus mereka
Karena kotoran itu takut, bila keluar mereka akan ketemu dosa yg diciptakan tuan mereka

Burung2 tak lagi bisa terbang
Bukan karena lumpuh atau sayapnya patah
Tapi karena tak ada tempat lagi
Tak ada lagi ruang kosong
Semua sudah sesak dipenuhi kata dan dosa manusia

Tumbuhan tak bisa lagi menumbuh rantingnya
Bukan karena tak mendapat sinar matahari
Tapi karena mereka sudah tak bisa menjulurkan rantingnya, bahkan menumbuhkan daunnya
Semuanya sudah sesak dipenuhi kata dan dosa manusia

Hingga suatu hari burung2 itu mati
Jatuh bertubi2 dari angkasa lalu memenuhi bumi
Jalanan jadi penuh dengan bangkai burung
Manusia pun jg masih tak sadar,
Bau2 bangkai sudah terbiasa mereka cium
Seperti halnya mereka selalu berkawan dg bangkai
Bangkai dari jenis mereka sendiri
Mereka saling berlomba untuk menciptakan kata dan dosa

Lalu di suatu pagi
Langit terlihat gelap, matahari sudah tak mampu menyinari bumi
Sinar matahari sudah tertutup oleh kata dan dosa manusia
Tumbuh2an pun mati dahannya berserakan dan berjatuhan menimpa rumah dan gedung2 megah yang tercipta dari keserakahan manusia

Dan pada akhirnya manusia pun mati
Tertimpa Kata dan Dosa yang mereka ciptakan sendiri

schTz
24.02.2017

Share:

Kamis, 09 Februari 2017

Wujud

Wujud-Mu tak bisa digambarkan
Kalau pun bisa, itu hanya persepsiku mengenai wujud-Mu.

Tuhan tak perlu wujud tapi selalu ada
Yang membuatnya tiada adalah ketidaktahuan manusia tentang siapa penciptanya.

                                                                                   #schTz
09-02-2017

Share:

Sabtu, 28 Januari 2017

Mungkin Benar

Kasihan orang2 yg jadi jongos saat pilkada atau pemilu.. kalau netral ya tolong dijelek2in saja semua calon2 yg maju dlm pilkada/pemilu .. jelek2in si A ehh ternyata dia pendukung si B .. jelek2in si B ehh trnyata pendukung si C .. kalau fair yg tolong di share kelebihan dan kekurangan masing2 calon .. itu yg namanya cerdas .. situ dapat uang dan mungkin itu sidejobmu tapi kasihan masyarakat lain yg tidak mendapatkan apa2 hanya mendapat hasutan dr berita2 dan pernyataan darimu, lalu kemudian kepancing emosinya sehingga bersitegang antara satu dg yg lainnya, kelompok satu dg kelompok lainnya.

Kita ini sama2 manusia ciptaan Tuhan .. saya kira tidak ada manusia yg bisa menolak dilahirkan sebagai orang jawa atau orang sunda, orang bugis, orang papua, orang madura, orang dayak, orang keturan cina atauorang keturunan arab, dll. Saya rasa kita tidak bisa memilih dilahirkan sebagai orang apa. Yang bisa kita lakukan adalah memilih untuk menjadi orang baik, itupun jika Tuhan memberikan hidayahnya kepada kita.

Menjadi orang beragama itu sangat dianjurkan.
Menjaga pikiran dan hati juga sangat di sarankan.
Beragama akan lebih baik jika menggunakan hati dan pikiran. Keseimbangan spritual dan intelektual harus terus ditingkatkan. Belajar dan terus belajar.
Ayat2 Tuhan tidak hanya yg tertulis saja, ayat2 yg tidak tertulis juga banyak.. tinggal kita yg paham persepsi atau gagal persepsi atas ayat2 Tuhan yg tidak tertulis ..
Jangankan yg tidak tertulis, ayat2 yg tertulis saja masih banyak yg gagal paham .. (termasuk saya, masih sangat jauh tertinggal tingkat pengetahuan dan pemahaman saya. Dan semua itu perlu proses panjang tentunya)
Baik dan buruk itu cuma persepsi manusia, Tuhanlah yg maha benar .. Yang kita lakukan cuma mungkin benar.

Tapi yg terjadi di negeri ini,di dunia ini adalah asyik, tidak ada kejadian yg tidak ada hikmahnya, tinggal manusianya saja, mau mengambil pelajaran dr sebuah kejadian untuk kebaikan bersama atau tetep menjadi keledai yg memperkokoh pembenaran atas dirinya atau kelompoknya sendiri ..

Sedikit puisi tentang "kebenaran"

Kebenaran..
Ahhh apa benar yg kamu suarakan itu kebenaran
Kebenaran..
Coba kau terangkan apa deskripsi kebenaran
Kebenaran..
Persepsi kebenaran bukan menurut si A atau si B
Kebenaran..
Adalah benar untuk semua

Kebenaran..
Benarkah kamu bersembunyi
Dibalik perut
Dibalik kelaparan
Dibalik uang
Dibalik kekusaan
Dibalik meja
Dibalik harga diri
Dibalik kostum
Dibalik topeng
Atau dibalik ketakutan

Saya tidak tahu kebenaran ada dimana
Yang saya tahu kebenaran tak akan pernah mati

schTz
28.01.2017

Share:

Kamis, 01 Desember 2016

PAGI

pagi,
tanpa suara burung yang bernyanyi
hanya suara kendaraan lalu lalang kesana kemari

pagi,
manusia sibuk mencari rizky
menyandarkan nafsunya pada dunia yang fana ini

pagi,
setitik embun berjajar menghiasi rerumputan
menandakan alam masih ceria melayani kebusukan manusia2 setan

pagi,
matahari redup menyinari
mendung dan gerimis pun setia mendampingi
orang pun tak peduli, aktifitas terus berlari tanpa henti

pagi,
dalam kepulan asap dan secangkir kopi
aku tertawa sendiri

jakarta, 01 Des 2016
schTz

Share: